Mitos Atau Fakta: Matikan AC Sebelum Menyalakan Mesin
September 21, 2021
rental sewa mobil bus murah samarinda balikpapan
TIPS Bawa Sepeda di Mobil Agar Aman dan Tak Langgar Aturan
October 5, 2021
rental sewa mobil bus murah samarinda balikpapan

Diperkenalkan pertama kali pada 8 Juli 2005, Toyota Fortuner masuk ke dalam persaingan medium SUV dan sudah dirakit di Indonesia oleh PT. Toyota Astra Motor. Bobot Toyota Fortuner cukup berat dengan kabin yang cukup lapang sebagai SUV Segmen D dan mengusung mesin bensin 2TR-FE 2.7L 4-silinder berteknologi Dual VVT-i serta pilihan mesin diesel 2GD-FTV 2.4L serta sistem pengerak semua roda milik Toyota.

Setelah lebih dari 1 dekade, PT. Toyota Astra Motor meluncurkan Toyota Fortuner generasi kedua. Berbagai penyegaran didapat Toyota All new Fortuner, mulai dari desain eksterior dan interior baru, sampai tambahan berbagai fitur untuk membuatnya lebih relevan dengan selera pasar saat ini.

Toyota Fortuner memiliki tampilan yang memancarkan kesan gagah dan tangguh. Mobil SUV yang satu ini memang memiliki kemampuan off road yang cukup baik sehingga andal dikendarai melewati berbagai jenis medan dengan masih mempertahankan kenyamanan penumpangnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kepopuleran Toyota Fortuner di Indonesia cukup sulit disaingi oleh para kompetitornya. Terbukti, dilihat dari data penjualannya pada tahun 2015 lalu, Toyota Fortuner ini berhasil merajai pasar mobil SUV. Dan demi mempertahankan prestasi tersebut, PT. Toyota Astra Motor pun merilis generasi terbaru untuk Toyota Fortuner pada tahun 2016.

Pada generasi terbarunya ini, Toyota Fortuner mendapatkan pembaruan yang cukup banyak, baik dari sisi eksterior maupun sisi interior. Toyota Fortuner 2021 ini mengadopsi bahasa desain “New Tough and Bold” yang mencerminkan sisi tangguh dan berani dari mobil ini. Jika pada generasi sebelumnya Toyota Fortuner memiliki desain yang lebih sederhana, pada generasi terbarunya ini, Toyota Fortuner memiliki desain yang terlihat lebih mewah.

Sejarah Toyota Fortuner

Awalnya, Toyota Fortuner didatangkan sebagai unit CBU dari Thailand dengan varian 2.7G yang hadir dengan trim standar (dengan jok fabric), dan luxury (dengan jok kulit dan audio premium), sedangkan varian 2.7V yang berpenggerak 4×4 hanya hadir dalam trim luxury.

Tahun 2007, varian 2.5G hadir dengan sistem penggerak 4×4 dan mesin diesel 2.500cc dengan tenaga 101 HP yang dipasangkan dengan transmisi manual 5-percepatan, dan untuk pertama kalinya Toyota Fortuner dirakit di Indonesia. Dua tahun berselang, model ini mendapatkan pilihan transmisi otomatis 4-percepatan dan tambahan body kit TRD Sportivo. Pada tahun 2014, Toyota Fortuner hadir dalam tiga varian, yakni G, V dan TRD Sportivo.

Dua tahun berselang, tepatnya Februari 2016, Toyota Fortuner generasi kedua hadir dalam tiga varian, yakni G (Diesel, hadir pilihan transmisi otomatis dan manual, dan pilihan sistem penggerak 4×2 dan 4×4), VRZ (Diesel, transmisi otomatis, pilihan penggerak 4×2 dan 4×4), dan SRZ (Mesin bensin, 2WD).

Tahun 2017, varian VRZ dan SRZ secara eksklusif mendapatkan opsional bodykit TRD Sportivo, yang dibuat semakin sangar dengan beberapa ubahan yang diperkenalkan pada Gaikindo International Indonesia Auto Show 2019.

Eksterior Toyota Fortuner

Menganut konsep ‘Stylish and Confidence, secara umum desain eksterior Toyota Fortuner generasi kedua terlihat jauh lebih berkelas dibandingkan pendahulunya. Dimulai dari bagian depan, desain grillenya terlihat sangat kekar dengan tiga garis horizontal yang tampak sangat tegas, yang dipadu dengan finishing chrome (atau glossy black dengan bodykit TRD Sportivo).

Grille tersebut diapit sepasang lampu depan Toyota Fortuner yang dibuat lebih menyipit, dan hadir dengan teknologi Bi-Beam Hi Tech LED Projector yang memberi pencahayaan lebih baik saat berkendara. Turun ke bawah, desain bumper terlihat sangat agresif dan berisi dengan aksen chrome yang menghiasi housing fog lamp, ditambah air intake bawah yang cukup besar untuk menunjang sistem pendingin mesin.

Beralih ke sisi samping, terlihat Toyota Fortuner generasi kedua memiliki desain yang lebih memanjang. Jelas saja, selisih panjang dari kedua model sampai 90mm, selain lebih panjang, lekukan bodi Toyota Fortuner generasi kedua juga terlihat lebih aerodinamis.

Penggunaan finishing hitam di pilar-B, sampai pillar-D memberikan kesan kaca samping Toyota Fortuner tampak sangat besar dengan desain floating roof. Ground Clearance mobil setinggi 215 mm menegaskan mobil ini bisa jadi teman berpetualang yang handal di segala medan, yang dipadukan dengan penggunaan pelek 18 inci dengan ukuran ban 265/60 R18.

Untuk bagian belakang, Toyota Fortuner generasi kedua tampak lebih dinamis dengan lampu dengan model yang cukup tajam, di bagian tengahnya ada rear garnish chrome yang menghasilkan kesan mewah, aura mewah juga diperkuat dengan desain bumper belakang yang bersih, dengan reflektor jadi satu-satunya ornamen di bumper belakang.

Interior Toyota Fortuner

Masuk ke dalam, kesan mewah langsung terpancar pada interior Toyota Fortuner dengan perpaduan aksen kayu, dan piano black pada dashboard, konsol tengah, dan door trim. Kemewahan tersebut semakin ditunjang dengan penggunaan material kulit dengan jahit-jahitan asli, yang memberi kesan premium. Unsur hiburan di dalam kabin Toyota Fortuner juga terakomodir dengan head unit layar sentuh 8 inci yang dapat memutar MP3, radio, USB, DVD, serta Miracast, hadir juga pengaturan AC digital dengan fitur auto climate control.

Posisi mengemudi Toyota Fortuner cukup fleksibel dengan pengaturan pengaturan reclining, sliding dan height adjuster pada kursi bagian pengemudi dan penumpang depan, hal ini juga ditunjang dengan pengaturan tilt dan telescopic untuk setir. Lingkar kemudinya juga memiliki tombol multifungsi di setir, dan juga paddle shift (untuk varian otomatis) yang menghadirkan sensasi berkendara yang menyenangkan.

Beralih ke kursi baris kedua Toyota Fortuner, leg room dan head room yang dihadirkan cukup lega, dan cocok bagi Anda yang punya tinggi lebih dari 170 cm, kenyamanan duduk di baris kedua juga semakin ditunjang dengan tiga headrest dan pengaturan AC mandiri untuk baris kedua.

Bagaimana dengan baris ketiga Toyota Fortuner? Ternyata bertambahnya panjang mobil tidak berpengaruh banyak pada kelegaan baris ketiga, memang masih bisa diduduki penumpang dewasa, namun agak kurang ideal untuk perjalanan jauh, apalagi untuk yang punya tinggi lebih dari 165 cm di mana leg room dan head room yang diberikan cukup terbatas. Jika tidak dipakai, Anda bisa melipat kursi ketiga ke arah samping untuk menambah kapasitas bagasi.

Untuk varian VRZ dan SRZ, Toyota Fortuner juga menghadirkan fitur power tailgate yang dapat membuka pintu bagasi secara otomatis dengan sapuan kaki di bawah bumper belakang.

Fitur Keamanan Toyota Fortuner

Soal Fitur keamanan, Toyota Fortuner juga bisa dibilang cukup lengkap. Berbagai fitur keamanan terkini disematkan, mulai dari fitur keamanan standar yang tersedia di semua varian Toyota Fortuner seperti Dual-SRS Airbag, rem cakram depan-belakang, sampai Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA).

Selain itu, hadir juga berbagai fitur keamanan aktif lain seperti Vehicle Stability Control (VSC), Hill Assist Control (HAC), Downhill Assist Control (DAC), Emergency Brake Signal (EBS), sampai Active Traction Control (A-TRC). Namun, semua fitur tertinggi ini hanya tersedia untuk varian Toyota Fortuner VRZ 4×4 saja, begitu juga dengan tambahan side and curtain airbags.

Mesin Toyota Fortuner

Toyota Fortuner memiliki dua pilihan mesin, yakni bensin 2.700 cc Dual VVT-i bertenaga 160 HP @ 3.400 rpm dan torsi 242 Nm @ 4.000 rpm dengan pilihan transmisi Otomatis 6-percepatan. Selain itu, hadir juga pilihan mesin diesel inline-4 common rail 2.393 cc turbo variabel VNT intercooler yang menghasilkan tenaga 147 HP @ 3.400 rpm, dan torsi yang sangat besar, 400 Nm yang bisa dicapai dari putaran mesin 1.600-2.000 rpm. Berbeda dari bensin yang hanya mendapat sistem penggerak 4×2, model diesel juga memiliki varian 4×4.

Performa dan handling Toyota Fortuner

Secara performa, akselerasi Toyota Fortuner dengan mesin 2.700 cc Dual VVT-i menghasilkan 160 HP dengan torsi 242 Nm,mesin ini dapat berlari dari dari 0-100 km/jam dalam waktu 12,8 detik. Sementara itu, Toyota Fortuner dengan mesin diesel common rail 2.393 cc turbo VNT menghasilkan tenaga 147 HP dan torsi 400 Nm. Untuk akselerasi dari 0-100 km/jam, Fortuner diesel mencatatkan waktu sekitar 13 detik.

Dibanding pendahulunya, suspensi Toyota Fortuner dibuat lebih empuk. Hal ini berpengaruh pada feeling berkendara yang mana menjadi lebih nyaman, khususnya saat melewati permukaan jalan yang tidak rata. Memang, hal ini menimbulkan body roll yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini terhitung wajar, karena sasis ladder frame terkenal dengan limbungnya.

Konsumsi bahan bakar Toyota Fortuner

Soal irit-iritan, Toyota Fortuner memiliki angka yang cukup oke jika mengingat badan bongsor dengan bobot yang lebih dari 2.000 kg, salah satu penyebabnya adalah pilihan mode mengemudi Power dan ECO. Toyota Fortuner punya dua driving mode yang bisa dipakai sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiace & Bus