Emil Dardak Berkunjung ke Balikpapan Napaktilasi Perjuangan Kakeknya, Siapakah Dia?

rajatransit rental sewa mobil lepas kunci pelayanan supir balikpapan samarinda wisata travel migas tambang kantor dinas kunjungan kerja ikn bappenas kalimantan timur
Ban Mobil Kempis di Tengah Jalan? Jangan Panik, Berikut Cara Mengganti Ban Sendiri
August 12, 2022
Satgas COVID 19 Nasional Beri Izin Pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI Skala Besar di Kota Balikpapan
August 16, 2022

Di momen HUT ke-77 RI, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak bertolak ke Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (9/8/2022). Ada apa di sana?

Rupanya suami Arumi Bahsin itu jauh-jauh dari Jatim untuk menapaktilasi monumen Wiluyo Puspoyudo. Sosok yang dahulu turut andil dalam peristiwa bersejarah Indonesia tersebut disebut Emil sebagai kakeknya.

Nama Wiluyo Puspoyudo diabadikan menjadi monumen sekaligus taman kecil tepat di jalan dengan nama yang sama, yaitu Jalan Wiluyo Puspoyudo. Di seberangnya, terdapat rumah dinas Wali Kota Balikpapan.

“Bulan Agustus ini adalah Bulan Kemerdekaan Indonesia. Ini waktu yang tepat bagi kita untuk mengenang perjuangan para pejuang bangsa dalam kemerdekaan dan pembangunan negeri ini,” ucap Emil.

Menurut Emil, Wiluyo dahulu merupakan perwira militer pertama yang mendarat di Kota Balikpapan semasa perang kemerdekaan. Selain itu, berandil dalam menggagalkan pembantaian yang direncanakan Belanda di Kaltim ketika menjabat menjadi Komandan Brigade E di Kaltim sejak 1945.

Wiluyo, lanjut Emil, juga pendiri dan gubernur pertama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Pasca kemerdekaan, dia menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada 1966 ketika ketuanya, Chaerul Saleh ditangkap.

“Nah, saya dapat kabar bahwa nama beliau diabadikan sebagai monumen, nama jalan, dan taman untuk mengenang perjuangannya,” sambungnya.

Hubungan Kalimantan-Jawa

Mantan Bupati Trenggalek itu menambahkan, meski dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, kakek tersebut belum digelari pahlawan nasional.

“Belum menjadi pahlawan nasional, karena itu perlu kajian akademis dan historis yang mumpuni. Jejak penguatannya serta pandangan dari tokoh setempat dan arsip harus dikaji,” paparnya.

Di taman kecil tengah kota itu, terdapat sebuah monumen tugu dengan kursi-kursi dan gazebo untuk bersantai. Didampingi Kapolres Balikpapan, Kombes Pol Thirdy Hadmiarso, Emil menyempatkan rehat sejenak di bawah gazebo sambil menikmati angin sore dan berbincang dengan beberapa pengunjung yang warga asli Jatim.

Emil juga mengatakan, sosok kakeknya di Kaltim ini juga menyiratkan hubungan yang telah terjalin lama antara pulau Kalimantan dan Jawa.

Selaku Wagub Jatim, dia berharap agar hubungan Kaltim dan Jatim dapat terjalin kian kuat dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. Salah satunya dalam roda dan pola ekonomi.

Sejalan dengan Emil, Prof Masjaya juga tertarik untuk melakukan kajian akademis dan historis di universitasnya. Apalagi, Universitas Mulawarman sendiri memiliki prodi sejarah.

“Betul memang, jika pemberian gelar Pahlawan Nasional memerlukan kajian akademis dan historis. Kami punya prodi sejarah dan itu bisa menjadi salah satu penelitian kami,” kata Prof Masjaya.

“Lalu terkait IKN, akan kami komunikasikan strategi ekonomi apa saja yang bisa kami lalukan. Terutama terkait relasi dengan Jatim dan pengembangan akses dari Balikpapan ke Samarinda,” imbuhnya.•

Source : www.barometerjatim.com

Salam🙏
RAJATRANSIT
Rental Mobil Balikpapan

🚘🚘🚘

FB : rajatransit
Instagram : rajatransitrentcar
Tiktok : rajatransitrentcar
Youtube : rajatransit
Phone : 0812 8626 8289 / 0812 5661 0219
Email : rajawali.transindotama@gmail.com
Website : rajatransit.com
Office : Jl. BDS II Blok AA No. 9 RT. 36 Gn. Bahagia. Balikpapan Selatan.

#hut77 #17agustus1945 #hutri2022 #wagubjatim #emildardak #sewamobil #rentalmobil #carter #lepaskunci #jasasupir #balikpapan #samarinda #travel #liburan #jalanjalan #wisata #fotomobil #videomobil #cinematic #fyp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiace & Bus