4 Tips Meningkatkan Performa Mobil Bekas

8 Langkah Merawat AC Mobil Agar Selalu Tetap Dingin
September 17, 2019
5 Alasan Kenapa Mobil Manual Masih Banyak Digemari
September 20, 2019

Rajatransit, Rental Mobil Balikpapan – Membeli mobil bekas menjadi salah satu opsi buat kamu yang ingin memiliki mobil pribadi selain membeli mobil baru. Malahan, mobil bekas kini menjadi primadona lantaran tidak ada perbedaan yang begitu mencolok dengan mobil baru.

Hanya saja kondisi performa mesin yang sudah pasti menurun. Meskipun begitu, ada beberapa cara agar mobil bekas tersebut memiliki performa layaknya mobil baru. Apa saja caranya? Mari simak tips berikut ini.

Mengganti Aki

Bahan bakar yang digunakan mobil menentukan kinerja performa mesin mobil. Agar performa mobil bisa berjalan dengan baik, pastikan bahan bakar yang dipilih sudah sesuai dengan rasio kompresi antara mesin mobil dan Research Octane Number (RON). Nilai oktan atau RON sangat penting diperhitungkan karena makin tinggi oktan maka bahan bakar tidak mudah terbakar sebelum waktunya.

Pastikan juga untuk selalu memenuhi tangki bensin mobil. Pasalnya, tangki atas yang kering biasanya menimbulkan kerak dan kotoran yang berbahaya jika sampai terbawa hingga ke saluran pembakaran. Dengan mengisi penuh tangki, maka bagian atas tangki akan selalu bersih dan tidak mengering.

Memperhatikan Sistem Pembuangan Mesin

Sistem pembuangan mesin pada mobil sering kali menjadi bagian yang terlupakan. Padahal, part ini juga membutuhkan perhatian khusus untuk menjaga performa mesin mobil selalu maksimal.

Perhatikan kendaraan secara seksama, jika muncul asap di knalpot, atau suara berisik selama perjalanan, ada kemungkinan sistem pembuangan mesin mengalami gangguan dan perlu diservis.

Pemilihan Oli Pelumas

Agar mesin mobil selalu dalam kondisi yang prima, pastikan untuk memilih oli yang tepat. Oli memiliki fungsi sebagai pelumas agar mesin dapat berjalan mulus serta meminimalkan gesekan antar logam yang membuat mesin cepat aus. Tidak hanya itu, oli juga berfungsi sebagai pendingin yang menjaga suhu mesin tetap stabil.

Jangan lupa untuk melakukan pergantian oli paling tidak 6 bulan sejak pergantian terakhir atau telah melewati jarak tempuh 10.000 km. Hal ini dilakukan karena sepanjang pemakaian, oli akan mengalami oksidasi dan kotor karena mengikat deposit dan sisa pembakaran, sehingga perlu penggantian untuk memastikan perlindungan tetap maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiace & Bus
× Ada yang bisa kami bantu ?