4 Cara Aman Jumper Aki Mobil

3 Langkah Mudah Mencegah Timbulnya Karat di Body Mobil
August 28, 2020
2020 Dijuluki Tahunnya SUV, Ini 6 yang Terbaik!
August 28, 2020

Rajatransit, rental mobil Balikpapan – Umumnya pemilik kendaraan pernah mengalami mobilnya mogok akibat aki sudah lemah alias soak. Tanda-tandanya berupa tersendatnya putaran atau bahkan motor starter tidak sanggup lagi memutar atau menghidupkan mesin saat kunci kontak diputar pada posisi ‘start’.

Salah satu solusinya adalah jumper aki jadi alternatif saat mobil sulit distater atau dihidupkan karena aki lemah. Ini merupakan teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah.

Dalam kondisi darurat, setidaknya mobil masih dapat dihidupkan untuk diperbaiki hingga bengkel terdekat atau tempat tujuan.

Namun tidak sedikit yang belum mengerti cara menjumper aki mobil yang tepat dan aman, serta apa saja yang harus disiapkan. Berikut ulasannya seperti ditulis Mobil88.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

Gunakan Kabel Khusus untuk Jumper Aki

Pertama adalah tentunya Anda membutuhkan kabel yang memang khusus untuk jumper aki. Kabel ini memiliki bahan yang cukup tebal karena arus listrik untuk menyalakan mesin mobil itu tergolong besar. Jangan memakai kabel seadanya ya, kalau tidak mau terjadi korsleting karena cepat panas. Biasanya kabel jumper ini banyak dijual di toko aksesoris mobil.

Cari Mobil dengan Kapasitas Mesin yang Sama

Berikutnya adalah mencari mobil yang sejenis atau dengan kapasitas mesin yang sama dengan mobil yang Anda gunakan. Tujuannya adalah biasanya mobil sejenis ini memiliki voltase aki yang sama. Kemudian dekatkan mobil yang sehat sehingga posisi berhadapan dengan mobil Anda yang mogok.

Bersiap untuk Jamper Aki

Kemudian persiapkan kedua mobil, jika mobil matic posisikan tuas transmisi di ‘P’ sementara untuk transmisi manual di posisi netral. Pastikan juga kondisi rem parkir atau rem tangan aktif di kedua mobil ya.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

Pastikan Kabel Jumber Terhubung dengan Benar

Sebelum menghubungkan kabel ke aki, pastikan dulu kondisi mesin mobil keduanya dalam kondisi mati. Perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang + dan – atau ada penutup warna merah di kutub positif. Jika kutub terminal baterai kotor, bisa dibersihkan terlebih dahulu dengan lap.

Kemudian pada kabel jumper berwarna merah, jepitkan ke kutub positif dari mobil yang mogok. Lalu ujung kabel merah lainnya dijepit ke kutub positif juga dari aki mobil yang sehat. Pastikan jepitannya kuat dan tidak mudah lepas. Untuk kabel hitam dikaitkan ke kutub negatif aki mobil yang berfungsi. Sementara ujung kabel negatif lainnya dijepit di bagian bodi, sasis, atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok. Paling penting, jangan pernah menghubungkan ujung klem kabel hitam atau negatif ke baterai mati karena berbahaya.

Setelah itu nyalakan mesin mobil yang sehat kemudian baru coba nyalakan mesin mobil Anda yang mogok. Setelah menyala, tunggu selama satu menit atau lebih, tergantung berapa lama akinya soak. Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak. Biarkan kabel masih terpasang di kedua mobil meskipun mobil dalam keadaan menyala.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

Jika mesin mobil Anda masih tidak bisa menyala atau malah tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak.

Setelah mesin mobil yang mogok sudah berhasil dihidupkan, kamu bisa melepas kabel jumper. Urutan melepasnya dimulai dengan kabel hitam (negatif) pada mobil yang akinya soak, kemudian melepas kabel (negatif) lainnya. Setelah itu baru kabel yang berujung (positif) dengan cara yang sama.

Agar Anda tidak perlu melakukan jumper aki ini, sebaiknya Anda sering merawatnya. Pasalnya aki mobil itu ibarat jantung pada tubuh manusia. Tanpa aki, sistem pada mobil tidak akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, performa aki harus terus dijaga agar mobil selalu dalam kondisi prima, siap dikendarai kapan saja.

sumber: medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiace & Bus
×