Tiga Tanda untuk Memeriksa Kondisi Ban Mobil

Inilah Cara Pakai Seatbelt Mobil yang Benar
June 19, 2020
Ini 4 Tanda Kerusakan Shock Absorber Mobil yang Perlu Kalian Ketahui
June 20, 2020

Rajatransit, rental mobil Balikpapan – Saat memulai aktivitas bepergian dengan mobil sebaiknya melakukan pengecekan kondisi ban. Pemilik mobil harus tanda-tanda kondisi ban mobil masih sehat atau sudah mulai mengalami masalah.

Hankook mengingatkan masyarakat melakukan pemeriksaan ban sebelum mulai berkendara lagi agar memastikan ban tetap dalam kondisi sehat. President Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin, memberikan tiga tips mengecek kondisi ban;

cek harga rental mobil balikpapan di sini

1. Memeriksa Kondisi Permukaan Ban

Dia meminta kepada pemilik kendaraan untuk memeriksa kondisi permukaan ban dengan seksama. Jika terdapat kotoran seperti kerikil, cukup cuci ban dengan menyikatnya. Namun, jika terdapat garis-garis halus atau retakan pada permukaan atau dinding ban, maka ban harus segera diganti.

“Retakan yang terdapat di permukaan ban menandakan usia ban dan tekanan angin ban. Jadi ketika karet ban semakin getas, maka ban sebaiknya harus segera diganti,” jelas Shin.

Yoonsoo Shin menjelaskan opsi alternatif seperti penggunaan cairan silikon atau penghitam ban untuk retakan halus seperti rambut ataupun opsi vulkanisasi retakan di dinding bagian samping ban. Hanya saja keduanya bukan solusi untuk pemakaian jangka panjang.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

2. Cek Keausan Ban

Ban yang aus akan menurunkan kapabilitas pengereman dan berisiko licin, khususnya di jalanan basah, sehingga kendaraan mudah tergelincir. Kondisi ini sangat berbahaya bagi keselamatan para pengguna.

“Untuk memudahkan para pengguna dalam mengetahui tingkat keausan ban, pabrikan ban telah memberikan Tread Wear Indicator (TWI) yang diletakkan di setiap ban,” papar Shin.

TWI berbentuk tanda segitiga yang terdapat pada dinding ban. Pada satu ban, biasanya terdapat sekitar enam tanda TWI di dinding ban yang mendekati dasar tapak ban. Jika tanda segitiga TWI sudah menyentuh tapak ban, maka ban harus segera diganti.

Jadi, penting untuk memperhatikan tingkat keausan ban. Umumnya ban harus diganti jika telah berjalan sejauh 40.000-60.000 kilometer.

cek harga rental mobil balikpapan di sini

3. Periksa Tekanan Angin

Tekanan angin di ban mobil yang tidak dipakai dalam waktu lama biasanya lebih cepat berkurang dan menjadikan ban mobil kempes. Hal ini disebabkan karena distribusi angin yang tidak merata karena tidak bergerak. Ditambah lagi, tekanan yang diberikan oleh bobot mobil juga mempengaruhi tekanan ban yang semakin berkurang.

Saat hendak mengisi angin ban, tekanan angin perlu disesuaikan dengan jenis mobil dan ukuran pelek. Umumnya ban mobil diisi dengan tekanan angin 28-35 Psi, namun untuk ban mobil besar seperti Sport Utility Vehicle (SUV) diisi dengan tekanan angin mencapai 35-40 Psi.

Jika menemukan salah satu atau beberapa masalah setelah melakukan pengecekan kondisi ban secara mandiri, maka pengguna kendaraan sebaiknya bersiap-siap untuk mengganti ban. Yuk di periksa kondisi ban di mobil Anda! Sudah tahukan bagaimana tips merawat bannya?

sumber: medcom.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiace & Bus
×